Hello all..
howdy do?

Terus terang hari ini saya sedang bersedih, tepat kemarin, saya kehilangan ponsel kesayangan yang banyak memberi arti buat saya khususnya cintaresep. 4 tahun bersama dengannya melewati banyak suka dan duka, dari mulai sering dikecapin, ternoda bumbu-bumbu dapur, maupun basah dan lengket2 ga jelas. Karena saya suka sekali membawanya ke dapur. Browsing resep, posting medsos, save resep, dan akses langsung saya ke cintaresep. Hampir setiap hari tiap jam benda ini bersama-sama dengan saya. Lebih dekat dari benda apapun termasuk lebih dekat dari anak dan suami. :(

Sampai sering ikut perjalanan di dalam dan luar negri, ponsel selalu ikut saya, dari mulai kecebur di kolam renang, di bak mandi, sampe kehujanan, semua udah pernah beliau alami. Hiks hiks…sedih banget T____T. Ponsel kesayangan saya karena memang diprogram tahan air, meskipun kecebur di air ga akan rusak. Favorite saya banget yang sering tenggelam basah-basahan bareng di dapur. Sekarang mungkin saya bisa beli lagi versi terbarunya. Tapi harganya mahal banget dan lagi ga ada budget buat itu. Hoaaaa…

Semoga masih ada mujizat, orang siapapun itu yang nemuinnya balikin lagi ke saya. Sementara belum terlihat mujizatnya, mari bantu saya move on…Untung saja masih ada iPad, kalo engga saya pasti udah mengurung diri di kamar, ogah ke dapur. Sungguh deh, ilang ponsel sama banget rasanya sama patah hati kehilangan kekasih. Mo gimana sedihnya tetep musti move -on. Hidup harus tetap berjalan tanpanya.

Done, saya ga bisa curhat lebih panjang lagi dari 3 paragraf. Meskipun sebenernya masih bisa lebih drama dari ini. ;D

Beberapa minggu terakhir, saya sering chat melalui email dengan teman baru saya, halo Mrs. F..:) Beliau orang Indonesia yang tinggal di USA, love cooking too…jadi kami saling share tentang masak memasak. Salah satu resep makanan yang ingin dibuatnya tapi belum menemukan resep yang pas, selain pempek, baso sapi yang kenyal, juga adalah rempeyek. Seperti kita tahu, rempeyek adalah makanan tradisional Indonesia yang banyak orang bisa buat, tapi ga banyak yang bisa buat enak, terutama garing dan renyah. :)

Setelah browsing sana sini dan menelaah banyak sekali resep, saya menemukan satu resep yang ok banget setelah saya modifikasi. Setelah jadi hasilnya tidak mengecewakan. Renyah dan garing seperti rempeyek yang saya biasa beli. Saya sengaja menambahkan banyak daun jeruk karena wangi sekali. And I loooovvee it. ♥

Simak resepnya berikut ini yuk,

SONY DSC

Resep Rempeyek Kacang Teri

Bahan :
75 gr kacang tanah, cincang atau gunakan chopper
100 gr teri asin atau teri basah
saya sarankan menggunakan teri basah, bisa langsung ditabur. Kalau menggunakan teri asin, digoreng terlebih dahulu hingga kekuningan.

200 gr tepung beras
1 sdm tepung tapioka / kanji
1 butir telur
300 ml air
8 lembar daun jeruk, buang tulangnya, iris tipis2
minyak untuk menggoreng

Bumbu halus :
3 siung bawang putih
3 butir kemiri
1 sdt ketumbar
1 sdt garam
1/4 sdt merica

Cara Membuat :
1. Campur bumbu halus dengan telur dan sedikit air (semua bahan saya blender dengan blender bumbu)
2. Aduk rata tepung tapioka dan tepung beras beserta garam, daun jeruk, dan sisa air. Masukkan juga campuran bumbu halus.
3. Panaskan minyak pada wajan cekung stainless, ambil sesendok adonan, taburi kacang tanah dan teri. Siram perlahan ke sisi wajan. Siram2 dengan minyak. Kecilkan api.
Kikis dengan menggunakan sutil besi hingga rempeyek terlepas dari wajan.
Note : Kacang dan teri tidak dicampur dengan adonan ya, tapi ditabur di sendok baru dituang ke wajan
4. Angkat dan tiriskan dengan tisu dapur. Setelah dingin, tempatkan dalam wadah kedap udara

Tips tambahan : (in case) apabila rempeyek mulai melembek dan tidak garing lagi, Anda bisa memanggangnya di oven selama 10 menit dengan panas sekitar 180-200 derajat celcius tergantung jenis oven. Trik ini juga bisa mengurangi kadar minyak pada rempeyek.

SONY DSC

Saya membuat video singkat berdurasi 15 detik di bawah ini supaya teman2 yang belum pernah buat bisa mengerti proses dari mulai menuangkan sampai menyiram adonan di wajan. Sila di klik

Kata Robert, kehilangan ponsel membuat saya jadi lebih produktif karena waktu saya jadi lebih luang. Hari ini saja saya bisa membuat 2 resep baru disamping memasak untuk makanan keluarga saya dan melakukan beberapa aktivitas lainnya seperti les biola. Biasanya saya akan sangat kecapekan. Tapi hari ini tidak. Energi saya jadi lebih terkumpul dengan tidak terlalu lama online melalui ponsel. Segala sesuatu ada hikmahnya. Semoga kalau ada ponsel baru nanti saya tetap bisa tidak tergantung padanya terlalu sering. Doakan ya semoga ponsel baru nanti tidak hanya bisa tahan air, tapi juga bisa tahan api, dan tahan tidak hilang lebih lama. Amiiiieeennn…;p

SONY DSC

Facebook Comments
Tempe Goreng Sambal Cikur (Kencur) ala Mama

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Antispam *