Sejujur2nya hati ini, agak dongkol kalo inget pernah buat sate Buntel. Hahahah why whyyy??? iya opini saya pribadi sih begini, orang solo itu telaten dan kadar sabarnya sepertinya memang sangat2 tinggi sampe2 bisa menciptakan sate sejenis ini. Gimana engga, sudah harus digiling terlebih dahulu yang akan memakan waktu ketimbang hanya dipotong kotak2 saja, ehh, setelah jadi pun masih harus ditantang kesulitan membuntel2 daging supaya bisa nempel sama stik bambu. Lalu setelah berjuang membuntel2 sate masih harus dikukus dahulu sebelum dibakar. Sungguh sebuah perjuangan masak nihh hahaha.

Tapi ga fair dong kalo membeberkan minusnya aja, maka saya juga harus menjelaskan dengan segamblang mungkin betapa nikmat dan lezatnya hasil dan buah dari kesabaran. Hihihi.. Bahkan dengar2 sate maranggi pun kalah debutnya dibanding sate buntel ini. Marilah kita intip wujudnya seperti apa..come..come..
SONY DSC

Resep Sate Buntel
sumber : Shinta Widia WP Black Gold dengan adaptasi oleh cintaresep

Bahan :

300 gr daging giling sapi / kambing (saya pakai has luar sapi dicincang halus)
1 butir telur, gunakan setengah saja
3 sdm kecap manis
30 buah tusuk sate

Bumbu yang dihaluskan :

2 siung bawang merah
2 siung bawang putih
1/4 sdt merica bubuk
1/4 sdt jinten
1/2 sdt ketumbar
1/2 sdt garam
30 gr gula merah
1 sdt asam jawa, buang bijinya

Bahan olesan :

4 sdm minyak goreng
3 sdm kecap manis

Sambal kecap :

3 buah cabe rawit
2 siung bawang merah
1/2 buah tomat
kecap manis secukupnya

Cara membuat :

1. Haluskan bumbu dengan ulegan atau blender
2. Kocok telur, campur dengan bumbu halus, tambahkan kecap, aduk rata
3. Masukkan daging giling ke dalam bumbu, aduk hingga tercampur rata
4. Siapkan tusuk sate, ambil kira2 1 sdt adonan daging (gunakan sarung tangan plastik), kepal2 kan pada tusuk sate bentuk lonjong memanjang. Teruskan hingga adonan habis
5. Kukus sate selama 15 menit
6. Olesi dengan bahan olesan sebelum dibakar / dipanggang.
7. Sambal kecap : semua bahan diiris kasar, campur dan aduk bersama.
8. Sajikan.
Setelah dikukus sate bisa di simpan di kulkas. Bakar pada saat hendak disantap.

SONY DSC

SONY DSC

Saya menggunakan tusuk sate normal untuk membuat sate ini. Kalo bisa sih cari tusuk sate yang agak tebal dari bilah bambu supaya satenya mudah menempel dan bisa lebih gendut ukurannya. Kalau engga pun segini juga udah oke tapi siap2 aja sabarnya yah..hihi..#latihannnnn

satebuntel3

Sate Buntel khas Solo ini memiliki tekstur yang lembut dan wangi karena menggunakan tambahan jinten yang tidak kita temui bila menikmati sate jenis lainnya. Empuk dan tidak segurih sate daging biasa. Terbilang kuliner yang istimewa dapat dihidangkan dengan kepulan nasi hangat, sambal kecap dan kalo bisa ada acar mentimunnya. kalo lalap mentimun sih maappp budaya orang sunda hihihi…

SONY DSC

Facebook Comments
Soto Sokaraja + Sambal kacang
Sambal goreng kacang tolo

Related Post

4 thoughts on “Sate Buntel + Sambal Kecap

  1. di kotaku, kudus, jg ada sate kyk gni mba,,tp daging kerbau,,sate kerbau namanya,,yg asli bikinan kudus ya dagingnya hrs digiling dl,,dibumbui di masak,,dililit trs baru dibakar,,bumbu kuahnya jg rumit,,pakai srundeng kelapa ma kacang,,he he tp rasanya enak bgt mba,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Antispam *